Guru Bloger pertemuan ke 6

Literasi digital diabad 21 tak bisa dielakan. guru harus menguasainya. Pembelajaran dengan teknoogi sudah menjadi keharusan. Karena siswa yang kita hadapi hari ini lebih akrab dengan gadget canggih dibanding dengan buku catatan. 

Buku diary, wah jadul dan kuno sekali jika itu masih ada sekarang. Meski itu pernah tenar dimasanya, sekarang terasa ketinggalan zaman. Hari ini anak sekolah sudah menulis apa saja yang ada dalam fikirannya di medsos. Menyimpan poto, data, catatan apa saja di dalam smartphonenya. 

Karena keseharian siswa denngan smartphone, maka pembelajaran digital harus dulakukan. Selain itu, pembelajaran digital dapat mengurangi pemanfaatan hp dari hal-hal negatif. 

Sebelum melakukan pembelajaran digital pada siswa,  guru harus lebih dulu memahami tentang pembelajaran digital.

Malam ini, pembelajaran digital ada dalam sesi belajar menulis gel. 17 pada pertemuan ke enam. Dipandu oleh pa Cipto sebagai moderator, dan nara sumbernua ibu Teresia Sri Rahayu, S.Pd. SD. 

Peremuan kelahiran Kuningan, yang sekarang menetap di Sumba NTT ini adalah guru berprestasi. Beliau pernah ikut seleksi untuk mengajar di Malaysia, dan berhasil. Hingga panggilan Cikgu Tere di dapat dari sana. Hingga sekatang, nama itu tetap disematkan. 

Kegiatan pembelajaran dimulai jam 19.00, pa Cipto memulai dengan mengajak peserta mengucapkan "Bismillahirohmanirrohiim". Sementara yang non muslim, menyesuaikan.  Susunan acara yang berlangsun pada sesi ini pun dibacakan. Waktu yang tersedia dlam pembelajarn kali ini pun di beritahukan, yaitu mulai pukul 19.00. hingga pukul 21.00 WIB. Pa Cip mempersilahkan Cikgu Tere memandu kami belajar pada malam ini.

Cikgu Tere mengajak kita berselancar di dunia maya, mengajak masuk ke dalam https://www.cikgutere.com/2021/01/tere-bukan-liye.html. disana ada info Cikgu Tere. Waktu yang disediakan sebanyak 2-3 menit saja. 

Setelah berselancar, materi pun disampaikan. Cikgu Tere menyampikannya lewat tulisan dan pesan suara. Menjelaskan manfaat dan keunggulan blog bagi guru dalam melaksanakan tugasnya. 

Selain itu, blog juga bisa dimanfaatkan guru sebagai tempat menuangkan tulisan, keinginan, harapan, kata-kata motivasi, yang terpenting adalah materi pelajaran. Materi pembelajaran bisa dikunjungi siswa sebagai tugas dalam pembelajaran. 

Cikgu Tere mempersilahkan peserta bertanya. Para penanya pun siap, satu persatu melempar pertanyaan. 
Pertanyaan pertama oleh bapak Miftah dari Demak. Pertanyaanya adalah, 
P1

Selamat malam pak cip dan bu there
Saya Miftah dari Demak, Jawa Tengah

Ijin bertanya, bagaimana cara memaksimalkan potensi blog yang kita miliki sebagai media pembelajaran di masa pandemi seperti sekarang ini. Mohon pencerahannya.

Terima kasih


Jawaban.
Sebenarnya ada berkah di balik pandemi. Salah satunya adalah guru belajar memanfaatkan teknologi. Mau tidak mau. Termasuk belajar membuat blog ya, Pak Miftah. Nah, untuk memaksimalkan potensi blog yang kita miliki sebagai media pembelajaran, tentunya kita harus menerapkan model pembelajaran inovatif. Salah satunya yg tadi sy sampaikan yaitu Blended Learning.
Sebenarnya ada berkah di balik pandemi. Salah satunya adalah guru belajar memanfaatkan teknologi. Mau tidak mau. Termasuk belajar membuat blog ya, Pak Miftah. Nah, untuk memaksimalkan potensi blog yang kita miliki sebagai media pembelajaran, tentunya kita harus menerapkan model pembelajaran inovatif. Salah satunya yg tadi sy sampaikan yaitu Blended Learning.

Pertanyaan semakin seru, tiap pertanyaan yang dilontarakan dijawab dengan tepat dan bijak. Malam ini adab13 pertanyaan, semua pertanyaan dijawab, hingga penanya pun faham. 

Acara berakhir pa Cipto nenutup acara. Malam ini saya mendapat pencerahan, meski mengikuti acara sambil juga ade kegiatan lain, rapat d Mushollah, menyiapkan kajian untuk Sabtu sore. "KASABA", Kjaian Setelah Ashar Berjamaah. 

Teimakasih Cikgu Tere. 




Komentar

  1. Terima kasih utk resumenya, Pak. Sangat lengkap. Tetap semangat menulis ya, Pak.

    BalasHapus
  2. Semangat Pak. Memberi pengetahuan bagi yang tidak ikut. Mantul.

    BalasHapus

  3. Waaah kereeeeen. Tulisannya semakin lengkap dan sempurna serta penuh berwarna. Tetap semangat dan lanjutkan!

    BalasHapus
  4. Mantap dan lengkap resumenya Pak Dadang.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pahlawan Ku

sepuluh

Menunggu Rasa Ngantuk Datang