Pahlawan Ku
Gelar pahlawan bukan saja untuk anak bangsa yang hidup kala bangsa Indonesia belum merdeka. Hari ini siapapun punya kesempatan untuk mendapatkan gelar itu. Kita pun demikian, punya kesempatan luas untuk mendapatkan gelar sebagai seorang pahlawan.
"Sebaik-baik manusia, adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain". Sebuah kalimat yang diyakini sebagi ajaran agama dengan kebenaran mutlak. Kalimat yang dapat membawa manusia pada derajat yang tinggi, hingga ia terus dikenang karena sikap, dan lakunya, meski telah lama tiada.
Menjadi pahlawan di zaman ini lebih mudah dibanding pada masa lampau kala penjajah masih bercokol. Hari ini tak ada moncong senapan yang mengarah pada kita, tak ada intimidasi dan ancaman bagi kita yang ingin menjadi pahlawan.
Menjadi pahlawan hari ini mudah, cukup menjalankan apa yang jadi profesi kita. Optimalkan kebermanfaatan dari apa yang kita lakukan untuk sesama.
Jika menjadi guru, jadilah guru yang menginspirasi muridnya, jadilah guru yang total berbagi dalam hidupnya. Ki Hajar Dewantara sudah tiada, tetapi totalitasnya sebagai guru, menjadikan namanya dikenang hingga kini. Ajaran-ajaran Ki Hajar Dewantara, terus menjadi inspirasi bagi guru-guru dimasa kini.
KH. Ahmad Dahlan pun sama, buah fikiran dan kerja kerasnya untuk mendirikan sekolah Muhammadiyah yang kala itu masih sangat terbatas, kini membuahkan hasil. Sekolah Muammadiyah yang dulunya hanya satu, kini beranak pinak hingga berjumlah ribuan. Begitupun dengan perguruan tinggi yang didirikan, jumlahnya terus bertambah, sekitar 178 perguruan tinggi menyebar dari Sabang hingga Merouke.
Ki Hajar Dewantara tak pernah berfikir, jika apa yang ia lakukan, dapat menginspirasi banyak orang dimasa setelahnya. Begitu pula, KH. Ahmad Dahlan. Beliau tak pernah menyangka apa yang dilakukan, bisa diteruskan oleh para murid-muridnya. Keikhlasan kesdanya, hingga ia mendapat gelar pahlawan.
"Sebaik-baik manusia, adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain". Sebuah kalimat yang diyakini sebagi ajaran agama dengan kebenaran mutlak. Kalimat yang dapat membawa manusia pada derajat yang tinggi, hingga ia terus dikenang karena sikap, dan lakunya, meski telah lama tiada.
Menjadi pahlawan di zaman ini lebih mudah dibanding pada masa lampau kala penjajah masih bercokol. Hari ini tak ada moncong senapan yang mengarah pada kita, tak ada intimidasi dan ancaman bagi kita yang ingin menjadi pahlawan.
Menjadi pahlawan hari ini mudah, cukup menjalankan apa yang jadi profesi kita. Optimalkan kebermanfaatan dari apa yang kita lakukan untuk sesama.
Jika menjadi guru, jadilah guru yang menginspirasi muridnya, jadilah guru yang total berbagi dalam hidupnya. Ki Hajar Dewantara sudah tiada, tetapi totalitasnya sebagai guru, menjadikan namanya dikenang hingga kini. Ajaran-ajaran Ki Hajar Dewantara, terus menjadi inspirasi bagi guru-guru dimasa kini.
KH. Ahmad Dahlan pun sama, buah fikiran dan kerja kerasnya untuk mendirikan sekolah Muhammadiyah yang kala itu masih sangat terbatas, kini membuahkan hasil. Sekolah Muammadiyah yang dulunya hanya satu, kini beranak pinak hingga berjumlah ribuan. Begitupun dengan perguruan tinggi yang didirikan, jumlahnya terus bertambah, sekitar 178 perguruan tinggi menyebar dari Sabang hingga Merouke.
Ki Hajar Dewantara tak pernah berfikir, jika apa yang ia lakukan, dapat menginspirasi banyak orang dimasa setelahnya. Begitu pula, KH. Ahmad Dahlan. Beliau tak pernah menyangka apa yang dilakukan, bisa diteruskan oleh para murid-muridnya. Keikhlasan kesdanya, hingga ia mendapat gelar pahlawan.
Semua orang yang bisa membuat kita seperti saat ini adalah pahlawan. Ayah ibu, Guru bahkan anak-anak kita. Tetap semangat apapun profesi kita, isi hari dengan hal terbaik yang bisa kita lakukan. Selamat hari pahlawan.
BalasHapusPahlawan, tak memikirkan imbalan.
HapusSiapapun bisa jadi pahlawan dan berjuang sesuai dengan masanya... selamat hari pahlawan buat Pak Dadang pejuang Cigaclung🌹🌹🌹
BalasHapusTerimakasih bu Iis
HapusSemoga gelar pahlawan untuk kita sbg guru dapat kita pelihara agar tetap layak menyandangnya..
BalasHapusSemoga Ambu
Hapusterimakasih pahlawanku
BalasHapusSemoga jadi pahlawan sebenarnya
HapusKeikhlasan dan ketulusan pengorbanan akan menjadi inspirasi generasi yang akan datang.
BalasHapusSemoga bisa terus ikhlas
HapusIngin juga mendapatkan amal jariyah seperti perjuangan mereka. Amal yang terus mengalir meskipun orangnya sudah meninggal dunia. Aamiin...
BalasHapusBetul Pak, profesi kita adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Maka, lakukan dengan baik dan iklas.
BalasHapusSemoga beliau beliau mendapatkan tempat yang layak di sisiNya.
BalasHapusMenjadi pahlawan hari ini mudah, cukup menjalankan apa yang jadi profesi kita. Berpikir baik, berbuatbaik, dan menghasilkan kebaikan untuk diri dan orang lain.
BalasHapus