Menulis dan Berbagi (pertemuan ke 12)

Berbagi dan Menulis. Tema yang disajikan malam ini, di acara Belajar Menulis Gelombang 17. Teman menàrik yang disajikan apik oleh Pak Yulius Roma Patandean, S.Pd. semakin menarik, karena moderator ok siap memandu agar acara berjalan dengan baik. 

Seperti biasa, Om Jay mengawli acara dengan memperkenalakan pemateri beserta moderator. Pria asal Tana Toraja ini pun dikenalkan. Setelah itu bu Aam di minta untuk memulai acara. 

Pa Roma membuka acara, langsung mengucapkan salam. Kebahagiaan jelas terpancar dari untaian kata pembuka yang disampaaikan. 

Materi yang disampaikan adalah tentang menulis dan berbagi. Materi yang pas, cocok untuk kami peserta. 

"Oya, saya adalah alumni Belajar Menulis Gelombang 8 pada kegiatan ini. Pada awalnya, posisi saya sama dengan bapak ibu, belum tahu seluk-beluknya bagaimana menulis untuk menghasilkan sebuah buku."  Kalimat kedua yang beliau sampaikan setelah memperkenalkan diri. Hal ini menandakan bahwa menulis buku butuh usaha keras, ada proses yang harus dilewati. Dan posisi kita saat ini, sama dengan posisi beliau kala itu. 

Artinya yang hari ini ada di gel. 17, punya kesempatan untuk Jadi penulis hebat. Punya kesempatan berkarya. Punya kesempatan dikenang. 

"Buku Digital Transformation telah diterbitkan oleh Penerbit ANDI dan menyusul Buku berjudul Flipped Classroom yang akan diterbitkan juga oleh Penerbit ANDI. Kedua buku ini adalah tulisan kolaborasi saya dengan Prof. Richardus Eko Indrajit." Pa Roma mengirim gambar buku-buku karyanya.


Banyak guru yang kesulitan untuk membuat buku yang bisa digunakan untuk naik pangkat. Apakah buku resume yang kita tulis bisa dijadikan syarat untuk naik pangkat? Atau ada ketentuan khusus dilihat dari isi bukunya harus seperti apa? Pertanyaan titipan disampaikan peserta kepada moderator lewat wapri. 

Pak Roma menjawab, jawaban berdasarkan pengalamannya sebagai penulis, juga yang dialaminya selaku PNS. Menurutnya, buku resume yang ditulis adalah buku tentang pelajaran juga, disana ada pengalaman menulis. Ada cara bagaimana menulis, jadi tentunya buku tersebut bisa dijadikan untuk syarat kenaikan pangkat. 

Moderator meminta sesi tanya jawab, beberapa peserta ada yang sudah tak sabar bertanya, 

Assalamuallaikum wr wb izin tanya Pak Roma
Nama :Herni Sunarya Banah
Alamat : Wangon 
1. Untuk bergabung dengan pembuatan artikel dilaman guru berbagi kemendikbud apakah ada aturannya dan apakah kita bebas untuk bergabung?
2. Bagaimana caranya untuk bisa bergabung dengan pembuatan artikel dilaman guru berbagi kemendikbu?
Terima kasih🙏 

Pertanyaan pertama dilontarkan oleh bu Herni dari Wangon. Tak lama pa Roman langsung menjawab. 

Untuk jadi guru berbagi harus memiliki SIM PKB.lalu masuk ke  https://guruberbagi.kemdikbud.go.id

Sesi tanya jawab hanya sampai pertanyaan ketujuh, di Tana Toraja hujan lebat, komunikasi mulai terkendala. "Waduhhhh tempat saya sudah hujan lebat ....jaringan mulai lelet" pesan disampaikan melalui WAG belajar menulis. 

Bu Aam merepons kondisi itu. Bu Aam mengakhiri acara dan menyerahkan kembali ke Om Jay. Meski demikian, bu Aam berhanji akan mengirim pertanyaan-pertanyaan yang belum sempat di lontarkan ke narasumber, dengan WA secara pribadi. 

Sesi selesai, peserta yang pertanyaannya belum terjawab masih terus sabar menunggu didepan layar smartphonnya. Tak lama, hanya selang beberpa menit bu Aam mengirim jawaban di grup. Hati lega, dan senang, semua pertanyaan terjawab. 

Ngantuk, tak kuat. Ingin segera memejamkan mata. Aktifitas seharian sangat melelahkan. Sayapun tertidur, smartphone masih digenggaman.

Komentar

  1. bahasa sendiri, ala pak Dadang, tak bosan membacanya, kalimat per kalimat tak terasa sampai diakhir paragraf.
    Mantap, lanjutkan pak,,👍

    BalasHapus
  2. Mantul pak, menggunakan bahasa dialog❤️😀

    BalasHapus
  3. Nah, ini yang saya harapkan. Peserta bisa mengembangkan resume dibumbui pengalaman pribadi. Keren. Top. Semakin menginspirasi.

    BalasHapus
  4. Mantaaap...keren...semangat menulis dan menginspirasi

    BalasHapus
  5. Wooow keren. Lengkap, sempurna dan menginspirasi sekali. Lanjutkan!

    BalasHapus
  6. Keren pak ada dialognya dan mksh sudah menyebut nama saya

    BalasHapus
  7. https://hernisbanah.blogspot.com/2021/01/ku-gapai-goresan-tinta-sampai-kota-roma.html
    Jgn lupa kunjungi saya juga nggih

    BalasHapus
  8. MasyaAllah, tulisan yang keren pak.
    sangat inspiratif.
    semangat berkarya, semangat menginspirasi

    BalasHapus
  9. Mantap sekali Pak, resume yang enak dibaca dan sangat menginspirasi.

    BalasHapus
  10. Mantap Pak tulisannya kerennnn...salam literasi,silahkan berkunjung ke blog saya Pak mohon memberi masukan ,,,terimakasih

    https://suryanietin.blogspot.com/2021/01/tetap-menulis-dan-selalu-berbagi.html

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pahlawan Ku

sepuluh

Menunggu Rasa Ngantuk Datang