Menulis Dengan Silaturahmi
Ini tulisan ketiga saya yang dibuat dalam progam Belajar Menulis Gelombang 17. Program hebat yang pesertanya orang-orang yang optimis, dan punya semangat tinggi. Ini alasan mengapa saya harus terus bertahan disini mengikuti program ini.
Dalam menulis, apa saja harus bisa jadi inspirasi. Apa yang dilihat, dirasa, dialami, dan aktifitas yang dilakukan, bisa jadi bahan penulis membuat tulisan. Contoh aktifitas lain yang dijadikan insirasi menulis adalah silaturahmi.
Silaturahmi, kata yang berasal dari bahasa Arab. Jika diartikan bebas, adalah sengaja bertemu, sengaja mengunjungi. Silaturahmi biasa dimanfaatkan oleh orang yang sudah saling mengenal, atau sengaja ingin kenal, atau untuk saling mengenal.
Meski silaturahmi yang lazim dilakukan dengan bertatp muka. Dizaman moderen sekarang, diman tiap individu sarat dengan kesibukan, banyak saluran silaturahmi tanpa harus tatap muka. Saluran yang dimaksud adalah menelpon, pesan singkat, WA dan lain-lain.
Ada banayak makna dibalik peristiwa silaturahmi. Ketika kita sudah bertemu dan berbincang, tema akan terus melebar. Apa saja bisa dibahas dan didiskusikan. Biasa nya dari perbincangan, ide-ide akan muncul, disanalah Inspirasi akan hadir.
Malam ini, dipertemuan ketiga, hakekatnya peserta sedang bersilaturahmi dengan ibu Kanjeng. Pemateri yang luar biasa, beliau se usia dengan legenda sepakbola Argentina, Diago Armando Maradona. Meski demikian semangatnya dalam menulis tetap tinggi menjulang.
Silaturahmi dalam Belajar Menulis Gel.17, dengan WAG. Memang tak langsung tatap muka, tetapi penjelasan tentang menulis dengan silaturahmi oleh ibu Kanjeng bisa difahami. Disana ibu juga memberikan sepenggal cerita, kisah Pertemuan beliau denagn seorang widiasuara hebat dari proses silaturahmi. Tak sekedar itu, sang widiaiswara bersedia menuliskan catatan dalam buku bunda yang segera terbit.
Dalam pelatihan semalam, atas anjuran beliau, peserta diminta untuk jalan-jalan sejenak berkunjung ke laman blog pribadinya. Saya banyak menemukan banyak tulisan disana. Tulisan yang dapat menginspirasi, memompa semangat peserta
tes
BalasHapusNah kreeen ini kalo begini..........resumenya makin cakeeep. terus menulislah dengan HATI
BalasHapusTerimakasih motivator ku pa Asikin Widi Jatnika, S.Pd. teruslah mengawal hingga saya punya karya yang diterima banyak orang.
Hapusjangan pernah bosan menulis...
BalasHapusSiap, masih terus belatih dg semangat..
HapusKren Ok punya singkat padat mengena sasaran saya mau ikut jejaknys
BalasHapusKereeeen paaak👍👍👍
BalasHapusKeren pak maknanya sangat bagus dan mohon kunjungi blog saya
BalasHapusMantap Pak.👍
BalasHapusMasya Allah, padat dan mantap isi resumenya Pak. Makin banyak kita berkunjung makin bertambah pula pengetahuan kita tentang menulis ya Pak?
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSilaturrahmi sebagai sumber inspirasi
BalasHapusMantab...aktifkan skill menulis dengan kekuatan silaturrahmi...ayo silaturrahmi ke blog sy pak...
BalasHapusMenambah persaudaraan...mantab
BalasHapus