pertemuan ke 2
Kembali di sesi belajar menulis, ya Rabu malam ini tepat jam 19.00 pelatihan dimilai. Pelatihan menulis dipetemuan ke dua. Kali ini pematernya adalah ibu Rita Wati, yang d gelombang 10 menjadi peserta,sekarang digelombang 17 beliau sebagai mentor. Pencapaian yang luar biasa, semoga ini jadi motivasi dan pelajaran berharga buat kita penulis pemula
Tema mater kali ini yaitu, Trik Jitu Menulis Untuk Pemula. Materi yang dibawakan oleh seorang penulis yang awalnya kurang percaya dengan karyanya, kini menjelma jadi seorang penulis yang produktif dan handal. Karya-karyanya sudah bisa dinikmati oleh para pecinta literasi.
Penulis yang baik, pasri punya trik agar karyanya digemari. Trik tiap penulis berbeda, tergantung segmen pasar yang jadi sasaranya. Segmen pembaca yang dimaksud adalah orang muda atau tua, tingkat pendidikan, dan lain-lain. Bagi penulis pemula, jangan dulu memikirkan segmen. Penulis pemula hanya butuh berlatih hingga menghasilkan karya.
Ada beberapaTrik bagi penulis pemula yang masih memperdalam ilmu.
Penulis harus tau trik dasar bagaiman memulai menulis untuk menghasilak sebuah karya. Sedikitnya ada tujuh trik, yaitu
Pertama
Penulis harus dapat menentukan apa tujuan dan motivasi dia menulis, hanya sekadar belajar, hobi, atau karena keterpaksaan membuat karya ilmiah agar dapat naik pangkat. Menulis dapat menghasilkan, karena itu banyak orang menulis untuk uang. Semua motivasi yang disebutkan diatas baik, sah, dan jelas. Motivasi apapun yang melatar belakangi, yang penting menghasilkan karya.
Mendapatkan uang dari menulis adalah alasan yang sah dikemukakan. Apapun yang dilakukan dengan kesungguhan pasti membwa hasil. Motivasi penting, karena adanya motivasi, berarti ada harapan didalammnya.
Kedua
Setelah penulis menentukan motivasi, selanjutnya mulailah menulis, menulis apa saja yang ada di dalam pikiran kita. Tentang lingkungan sekitar, tentang siswa, tentang binatang kesayangan, hobby, atau hal lain yang kita senangi atau kuasai.
Menuangkan segala apa yang ada di fikiran, tanpa ada rasa khawatir, tanpa beban. Ketakutan hanya membuat kesuksesn menulis akan terhalang.
Ketiga
Tuangkan semua ide yang ada, terus saja menulis.tunda dulu untuk mengedit dan memperbaiki, tuntaskan semua ide yang tertuang dalam tulisan hingga selesai. Tuangkan semua yang ada disi kepala, coba apa yang kita ingat dalam kepala, jangan ragu, segera tuliskan. pernah merasakan sakit, segera tulis, merasakan rindu, juga tulis, dan jika merasakan cinta, jangan ragu segera tulis dan jangan ditunda.
Keempat
Menulislah setiap hari, mulailah dari 100 kata pertama, kemudian tingkatkan menjadi 150 kata. Upayakan menjadi 200, 300, 500 hingga 1000 kata. Jangan lupa menambah patagraf, dua, tiga hingga menjadi empat paragraf. Bisa karena biasa, idiom yang berlaku umum. Dan memang harus seperti itu, termasuk ketika kita berlatih dalammenulis
Kelima
Lakukan menilis setiap hari. Ada target menulis dengan jumlah tertentu yang harus dicapai. Suasana mood yang ada harus dimanfaatkan dengan baik dengan menghasilkan tilisan. Tiada suasana mood tanpa menulis. Karena suasana hati menentukan kualitas majinasi.
Keenam
Setelah semua terbiasa mulailah dengan membuat peta konsep. Jika tulisan yang kita buat ingin dijadikan sebuah buku. Peta konsep sangat menentukan kualitas tulisan. Dengan peta konsep tulisan menjadi terarah. Peta konsep membatasi penulis keluar dari konteks, kemudian alur menjadi terarah, akhirnya pembaca akan memahami tulisan yang penulis susun dengan rangkaian kata yang indah.
Ketujuh
Mulailah join menulis Buku Antologi. Hal ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri menjadi seorang penulis. Sulit bagi pemula untuk menulis buku solo. Harus bertahap, dengan menulis antologi kita bisa membandingkan karya kita dengan karya orang lain. Kita bisa melihat kelemahan dan kekurangan sebuah karya dengan karya lainnya.
Menulis adalah seni merangkai kata. Kemampuan merangkai kata harus terus diasah dan berlatih. Terus semangat, tak boleh menyerah. Menyerah berarti kalah, kalah akan tergilas tampa sisa.
manjadda wajada.
Komentar
Posting Komentar