Menerbitkan Buku Karena Tantangan (pertemuan ke 21)

Malam ini Om Jay kembali membuka acara belajar menulis gel 17. Setelah salam dan menyapa, om Jay menyamapikan siapa pemateri malam ini. 

Ibu Musiin, atau sering disapa dengan panggilan ibu Iin. Bu Iin adalah alumni belajar menulis asuhan Om Jay. Bu Iin sudah berhasil menerbitkan buku di penerbit mayor. Bukunya sudah dipajang pada rak buku toko Gramedia. 

Sebuah kebnggan bisa menerbitkan buku. Tak mudah, tetapi tak ada yang tak mungkin ketika kita berusaha. 

Bu Iin membagi kisah, "Saya adalah alumni kelas menulis Om Jay gelombang 8 yang juga mendapat kesempatan dan tantangan menulis yang diberikan Prof. Eko. Kami bersembilan telah berhasil menaklukakan tantangan menulis Prof Eko dan buku kami telah berhasil dipajang di toko buku Gramedia secara online maupun offline. Buku karya saya berjudul Literasi Digital Nusantara. Meningkatkan Daya Saing Generasi."

Bu Iin melanjutkan materi "Prof. Eko saya ibaratkan sebagai seorang Master  Chef  yang memberi kita banyak pilihan bahan masakan yang bisa kita olah menjadi berbagai jenis hidangan. Pilihannya ada pada diri masing-masing peserta. Bahan masakan yang disediakan Prof Eko, bisa kita peroleh di Prof EKOJI Channel. Seperti yang disampaikan Prof Eko, Bapak Ibu bisa menulis sesuai dengan hobi, kegemaran, kesukaan, cerita, sesuatu yang dikuasai dan dicintai. Pengetahuan, pengalaman dan keterampilan yang dimiliki adalah bentuk buku yang ada di dalam diri kita yang belum dikeluarkan."

Sebelum menulis buku, Bapak ibu harus menemukan alasan kuat mengapa ingin menjadi penulis. Alasan saya ingin menjadi penulis adalah sebagai berikut:
1. Mewariskan ilmu lewat buku.
2. Ingin punya buku karya sendiri yang bisa terpajang di toko buku online maupun offline.
3. Mengembangkan profesi sebagai seorang guru.

Bapak Ibu penulis hebat,malam ini kita membahas buku nonfiksi. Dalam penulisan buku nonfiksi ada 3 pola yakni:
1. Pola Hierarkis (Buku disusun berdasarkan tahapan dari mudah ke sulit atau dari sederhana ke rumit) 
Contoh: Buku Pelajaran
2. Pola Prosedural (Buku disusun berdasarkan urutan proses.
Contoh: Buku Panduan
3. Pola Klaster (Buku disusun secara poin per poin atau butir per butir. Pola ini diterapkan  pada buku-buku kumpulan tulisan atau kumpulan bab yang dalam hal ini antarbab setara)

Pola yang saya pakai dalam menulis buku Literasi Digital Nusantara adalah pola ketiga yakni Pola Klaster.


Proses penulisan buku terdiri dari 4 langkah, yakni
1. Pratulis
2. Menulis Draf
3. Merevisi Draf
4. Menyunting Naskah
5. Menerbitkan

Langkah Pertama
 Pratulis

1. Menentukan tema
2. Menemukan ide
3. Merencanakan jenis tulisan
4. Mengumpulkan bahan tulisan
5. Bertukar pikiran
6. Menyusun daftar
7. Meriset
8. Membuat Mind Mapping
9. Menyusun kerangka

Tema bisa ditentukan satu saja dalam sebuah buku. Tema dari buku nonfiksi adalah parenting, pendidikan, motivasi dll.

Untuk melanjutkan dari tema menjadi sebuah ide yang menarik, penulis bisa mendapatkan dari
1. Pengalaman pribadi
2. Pengalaman orang lain
3. Berita di media massa
4. Status Facebook/Twitter/Whatsapp/Instagram
5. Imajinasi
6. Mengamati lingkungan
7. Perenungan
8. Membaca buku

Tema yang saya angkat di buku saya adalah pendidikan. Ide berasal dari berita di media massa,  mengamati lingkungan serta diperkuat dari materi di Prof EKOJI Channel dengan judul Digital Mindset (The Key to Transform Your Organization) yang tayang pada tanggal 20 Maret 2020

Referensi berasal dari data dan fakta yang saya peroleh dari literasi di internet. 

Referensi terdi r i dar i :
1 . Pengetahuan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
2. Keterampi lan yang diperoleh secara formal , nonformal , atau informal ;
3. Pengalaman yang diperoleh sejak bal i ta hingga saat ini ;
4. Penemuan yang telah didapatkan.
5. Pemikiran yang telah direnungkan

 Tahap berikutnya membuat kerangka.Kerangka ini saya ajukan ke Prof. Eko dan disetujui untuk melanjutkan ke proses penulisan.

BAB 1 Penggunaan Internet Di Indonesia
A. Pembagian Generasi Pengguna Internet
B. Karakteristik Generasi Dalam Berinternet
BAB 2 Media Sosial
A. Media Sosial
B. UU ITE
C. Kejahatan di Media Sosial
BAB 3 Literasi Digital
A. Pengertian
B. Elemen
C. Pengembangan
D. Kerangka Literasi Digital
E. Level Kompetensi Literasi Digital
F. Manfaat
G. Penerapan Literasi Digital Pada Lintas Geerasi
H. Kewargaan Digital

BAB 4 Ekosistem Literasi Digital Di Nusantara
A. Keluarga
B. Sekolah
C. Masyarakat
BAB 5 Literasi Digital Untuk Membangun Digital Mindset Warganet +62
A. Perkembangan Gerakan Literasi Digital Di Indonesia
B. Literasi Digital Tanpa Digital Mindset Di Indonesia
C. Membangun Digital Mindset Warganet +62

Berikut ini adalah anotomi buku nonfiksi
Anotomi Buku
1. Halaman Judul
2. Halaman Persembahan (OPSIONAL)
3. Halaman Daftar Isi
4. Halaman Kata Pengantar (OPSIONAL, minta kepada tokoh yang berpengaruh)
5. Halaman Prakata
6. Halaman Ucapan Terima Kasih (OPSIONAL)
7. Bagian /Bab
8. Halaman Lampiran (OPSIONAL)
9. Halaman Glosarium
10. Halaman Daftar Pustaka
11. Halaman Indeks
12. Halaman Tentang Penulis

Langkah kedua
Menulis Draf
1. Menuangkan konsep tulisan ke tulisan dengan prinsip bebas
2. Tidak mementingkan kesempurnaan, tetapi lebih pada bagaimana ide dituliskan

Langkah ketiga

Merevisi Draf
1. Merevisi sistematika/struktur tulisan dan penyajian
2. Memeriksa gambaran besar dari naskah.

Langkah keempat 
Menyunting naskah (KBBI dan PUEBI)
1. Ejaan
2. Tata bahasa
3. Diksi
4. Data dan fakta
5. Legalitas dan norma

Hambatan-hambatan dalam menulis 
1. Hambatan waktu
2. Hambatan kreativitas
3. Hambatan teknis
4. Hambatan tujuan
5. Hambatan psikologis

Hambatan terakhir yakni hambatan psikologis adalah yang sangat berat. Ini berkaitan dengan deadline yang diberikan. Justru deadline ini yang menjadi trigger untuk segera menyelesaikan tulisan.

1. Banyak membaca
2. Mencari inspirasi di lingkungan sekitar, orang sekitar atau terkait dengan nara sumber.
3. Disiplin menulis setiap hari.
4. Pergi ke pasar dan memasak. Ini menjadi mood booster untuk menulis lagi (kebetulan saya hobi memasak)

Bu Iin menyelesaikan materi "Demikian sharing pengalaman dari saya. Semoga ilmu yang sedikit ini bisa membantu Bapak Ibu menaklukkan tantangan dari Prof Eko untuk menulis buku dalam 7 hari."

Masuk ke sesi tanya jawab.
Saya mensapat kesempatan pada pertanyaan ke 7

Bu Kanjeng muncul, mempersilahkan penanya untuk mengirim hal yang ingin ditanyakan melalui kontak beliau. Moderator ditengah acara. 

Asalamualikum 
Saya Dadang dari SMPN 3 SATAP SOBANG. 

Mau bertanya, dalam memilih tema sempit/spesifik sering kesulitan mengembangkan tulisan. Bagaiman cara agar tulisan dengan tema sempit dapat menjadi buku. 

Kebetulan tema yang akan saya jadikan tulisan adalah *Bagaimana cara membuat Tujuan pembelajaran yang realistis*

Mohon pencerahannya..πŸ™

Bu Iin menjawab. 
Terima kasih Pak Dadang dari Sobang. Tema yang Bapak pilih adalah pendidikan. Dari tema ini akan berkembang menjadi ide. Bapak bisa mengembangkan ide tentang pembelajaran dari berbagai sudut pandang, misalnya dari pendidikan abad 21,   pendidikan karakter. Tujuan pembelajaran untuk era digital sangat luas pak.

Alhamdulillah bisa mengikuti pelatihan malam ini.. 
Cus.. langsung resume.




Komentar

  1. Mantap teorinya sudah. Praktik ayo praktik jadikan huku

    BalasHapus
  2. Wuiih gercep, mantap bin keren. Lngkp, sempurna dan mnginspirasi. Very good πŸ‘πŸ™

    BalasHapus
  3. Masya Allah, Pak Dadang luar biasa. Gercep dan mantep resumenya.

    BalasHapus
  4. Pak Dadang tinggal praktek ya sudah selesai 20 resume, mantap

    BalasHapus
  5. Kalau bisa pertanyaan peserta lainnya juga ditambahkan sehibgga tulosnanya lebih lengkap dan komprehenship

    BalasHapus
  6. Pak Dadang selalu terdepan
    mantap dan keren resumneya
    semangat berkarya, semangat menginspirasi

    BalasHapus
  7. Wah Pak Dadang ini jos banget memang pas untuk jadi ketua

    BalasHapus
  8. https://terbitkanbukugratis.id/herni-sunarya-banah/02/2021/tiba-tiba-kau-menghampiri-teman-ku/

    https://hernisbanah.blogspot.com/2021/02/mengukir-karya-bersama-blog-menggoda.html

    https://hernisbanah.blogspot.com/2021/02/tiba-tiba-kau-menghampiri-teman-ku.html

    Mohon bantuannya untuk dikomentari

    BalasHapus
  9. Kerennn Pak selalu gercep.....terimakasih dah like mohon maaf baru bisa mampir,bagaimana untuk buat buku solo 20 resumenya dah memulai?

    main ya pak ..trims

    https://suryanietin.blogspot.com/2021/02/senjata-tajam-menaklukan-tantangan.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Buku masih proses bu. Semangat menerbitkan buku sih masih ada.

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita