Bukan Keluar

Nomor WA saya masih ada d grup ini, jadi saya belum keluar. Belum sempat mengirim tulisan karena kesibukan pekerjaan. Hingga malam ini belum dapat diselesaikan. Jadi, saya bukan keluar.

Ingin rasanya seperti teman yang sudah mengirim tulisan. Tapi apa hendak dikata, hingga jam 21.00., pimpinan masih terus menghubungi untuk memastikan pekerjaan yang sedang saya kerjakan selesai malam ini.

"Tinggal print, besok pagi saja." Keputusan untuk merampungkan tugas hingga besok pagi, karena di rumah dinas tak ada mesin printer. Mesin yang hanya ada satu disekolah saya ini, disimpan di kantor, tepaynya diruang TU.

Itu makanya, saya memulai untuk menulis. Meski sedikit tak mengapa, ini permulaan ikut kegiatan di grup ini. Cerita yang dibuatpun biasa saja. Hanya kesana kemari, nyatis tak bertema.

Malam semakin larut. Kantukpun datang. Saya harus segera tidur untuk istirahat. Besok pekerjaan menumpuk sudah memanti.

Komentar

  1. Jadi curcol yaaa Pak..
    Semoga pekerjaannya segera selesai.
    Dan esok hari dapat beraktifitas dengan lebih baik lagi setelah beristirahat malam ini

    BalasHapus
  2. Bukan keluar,,,hanya sibuk dengan kerjaan,,,kalo keluarkan ada notifnya,,,ha ha ha ,,,Selamat istirahat Pak,,,

    BalasHapus
  3. Bisa lain kali dicari waktu yang lebih longgar pak untuk ikut nimbrung di Kamis menulis.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita