Kembali Sepi

Lebih satu tahun si teteh dirumah, pulang dari  pondok karena menghindar akan bahaya pandemi. Sekarang ia harus kembali, mengejar, berlari menuju gerbang kesuksesan dunia dan akhirat.

Tetapi hari ini dirumah terasa sepi, ada yang hilang.  Biasanya riuh ada saja. Saling lempar bantal, rebutan jatah makanan, karena keduanya ingin porsi jumbo. Salah memanggil. Harusnya nama Birru yang dipanggil, eh nama teteh yang disebut. Padahal teteh sejak kemarin sudah kembali ke pondok.

Semoga Desember tahun ini kita bersua kembali, meski beberapa hari saja. Kita akan bakar jagung, ikan, dan sosis di penghujung tahun, meski bukan merayakan pergantian tahun.

Yang sabar belajarnya teteh. Target jumlah juz yang dihafal, jangan ssmpai lepas. Oh ya, jangan lupa, tiap selesai kewajiban yang lima waktu itu, teteh mohon kepada Allah, spesisl buat abi dan juga bunda. Allahumagrirli, waliwaalidayya warhamhumma kama robbayani shagirraa.

Komentar

  1. Semoga si teteh menjadi anak yg solehah menjadi kebanggaan abi sama bundanya...

    BalasHapus
  2. Semoga apa yg dicita-citakan teteh tercapai. Salam sayang untuk teteh semoga tetap semangat belajarnya.

    BalasHapus
  3. Semoga sukses dunia akhirat ya teh.

    BalasHapus
  4. Sukses Dunia dan Akherat teteh aamiiin

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita