Beni

Namanya Beni, ia bekerja disalah satu lembaga sosial ternama ditanah air. Ia termasuk yang aktif dalam bermedia sosial. Beberpa tulisan yang ia unggah di facebook, nikmat dibaca. Selain itu, Ia selalu menyertakan poto sebagai pemanis, ditiap unggahannya. Pokonya unik teman saya yang satu ini. 

Sebagai pekerja dilembaga sosial, ia sering keliling nusantara. Dari satu tempat, ke tempat lainnya, dari satu kota, ke kota lainnya. Dalam hati, saya suka berfikir, betapa menikmatinya ia dengan pekerjaannya. Bisa keliling tanah air, tanpa harus merogoh kocek pribadi. 

Sebagai orang yang hobi dengan teraveling, kadang saya iri dengan Beni. Andai saya bisa seperti ia, indah rasanya hidup ini. Tapi masalahnya, tak ada yang tau bagaimana dengan perasaan Beni sendiri. Mungkin ia pura-pura bahagia di depan kamera, agar keluarga dirumah tak mencemaskannya. Atau ia sekedar berusaha menikmati pekerjaannya.

Kemarin ia berpose diatas perahu yang bersandar di dermaga kecil. Sepertinya di wilayah timur Indonesia. Tulisan yang ia unggah hanya menyebutkan nama dermaganya saja. Tak menyebutkan nama provinsi, atau kabupatennya. Tadi siang ia kembali berpose, sepertinya di sekitar terminal, atau tempat pemberhentian angkutan umum. Dengan topi khas yang sering ia kenakan, dan selendang tenun khas Indonesia timur.  Ia sedang berdiri di samping angkutan yang bertuliskan Maumere - Larantuka. 

Satu pekan lalu ia terlihat gembira berfoto di Bandara Sultan Hasanudin Makasar, bersama teman sekolahnya dulu. Pertemuan yang tak disengaja, sehingga terlihat bermakna. Dalam captionnya, ia menyebutkan, " yang satu mulai beruban, dan satunya mulai kehilangan rambut".

Beni tamatan SMK, ia rajin, dan suka tantangan. Ia juga selalu menjalankan dengan baik tiap instruksi atasannya. Upah yang ia terima, mungkin biasa, sama dengan karyawan lainnya, tetapi ia terlihat bahagia. Menurut saya, mencintai pejerjaan, dan bahagia menjalankannya, adalah salah satu keberhasilan hidup.💪💪

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita