Jumat Barokah
Hari Jumat yang cerah, siang ini bersiap menuju mesjid. Sekarang waktu zuhur lebih awal, jam 11.37 azan sudah dikumandangkan. Warga yang tempat tinggalnya di sekitar mesjid, masih ada yang terlambat, apalagi yang rumahnya agak jauh. Alhamdulillah, saya sampai ke masjid, sebelum azan dikumandangkan.
Khutbah Jumat hari ini sangat menyejukan, materi khutnah yang disampaikan tentang ajakan untuk menjaga lisan. Khotib menjelaskan agar jamaah hanya boleh berkata benar atau diam. Ia mengaitkan dengan zaman yang penuh dengan hoaks saat ini.
Saat ini, orang banyak yang berkata seenaknya, tak pernah berfikir atas orang yang mendengarkan ucapannya. Yang penting enak diucapkan, titik. Fenonena ini sangat terasa dalam media sosial. Meski ada UU ITE siap menjerat, tetapi banyak orang tak menghiraukannya. Hukum yang berlaku, dianggap seperti angin lalu.
Khutbah pertama selesai, khotib duduk sebentar, dan bangkit kembali untuk menyampaikan khutbah kedua. Dalam khutbah kedua, khotib mengajak para jamaah untuk berdoa, memanjatkan segala harapan kepada Allah SWT, agar selalu mendapatkan kebaikan hidup, baik di dunia, maupun di akhirat kelak.
Setelah khutbah kedua selesai, iqomah dikumandangkan, kemudian semua jamaah berdiri, untuk melaksanakan shalat dua rakaat berjamaah. Imam kemudian takbiratulihram, lalu dengan kompak diikuti oleh seluruh jamaah. Setelah membaca Alfatihah dirokaat pertama, imam membaca surat Al-A'la, dan setelah membaca Al Fatihah dirakaat kedua, imam membaca surat Al-Alaq. Shalat ini diakhiri dengan salam. Setelah salam, para jamaah berdoa, kemudian shalat sunah dua rokaat. Meski banyak juga yang langsung meninggalkan mesjid, saya memilih tetap berada di mesjid. Biasanya yang langsung meninggalkan mesjid, para karyawan yang harus kembali ke tempat kerjanya.
Saya tak langsung meninggalkan mesjid. Saya memilih untuk berbincang dengan beberpa jamaah yang masih bertahan. Snack dan kopi yang disediakan DKM, menemani obrolan kami siang itu. Tema obrolan ringan tentang agama, dan ibadah, membuat kopi panas yang diseruput, semakin terasa nikmat.
Khutbah Jumat hari ini sangat menyejukan, materi khutnah yang disampaikan tentang ajakan untuk menjaga lisan. Khotib menjelaskan agar jamaah hanya boleh berkata benar atau diam. Ia mengaitkan dengan zaman yang penuh dengan hoaks saat ini.
Saat ini, orang banyak yang berkata seenaknya, tak pernah berfikir atas orang yang mendengarkan ucapannya. Yang penting enak diucapkan, titik. Fenonena ini sangat terasa dalam media sosial. Meski ada UU ITE siap menjerat, tetapi banyak orang tak menghiraukannya. Hukum yang berlaku, dianggap seperti angin lalu.
Khutbah pertama selesai, khotib duduk sebentar, dan bangkit kembali untuk menyampaikan khutbah kedua. Dalam khutbah kedua, khotib mengajak para jamaah untuk berdoa, memanjatkan segala harapan kepada Allah SWT, agar selalu mendapatkan kebaikan hidup, baik di dunia, maupun di akhirat kelak.
Setelah khutbah kedua selesai, iqomah dikumandangkan, kemudian semua jamaah berdiri, untuk melaksanakan shalat dua rakaat berjamaah. Imam kemudian takbiratulihram, lalu dengan kompak diikuti oleh seluruh jamaah. Setelah membaca Alfatihah dirokaat pertama, imam membaca surat Al-A'la, dan setelah membaca Al Fatihah dirakaat kedua, imam membaca surat Al-Alaq. Shalat ini diakhiri dengan salam. Setelah salam, para jamaah berdoa, kemudian shalat sunah dua rokaat. Meski banyak juga yang langsung meninggalkan mesjid, saya memilih tetap berada di mesjid. Biasanya yang langsung meninggalkan mesjid, para karyawan yang harus kembali ke tempat kerjanya.
Saya tak langsung meninggalkan mesjid. Saya memilih untuk berbincang dengan beberpa jamaah yang masih bertahan. Snack dan kopi yang disediakan DKM, menemani obrolan kami siang itu. Tema obrolan ringan tentang agama, dan ibadah, membuat kopi panas yang diseruput, semakin terasa nikmat.
Masjid yang keren
BalasHapusBisa ngopy gratis
HapusMerasakan kesejukannya suasana mesjid... dan seruputan secangkir kopi
BalasHapusMantap nikmatnya bu
HapusPerpaduan antara sejuk dan hangat, adem dan sejuk suasana masjid, sedangkan hangatnya dari sajian kopi☕
BalasHapus