KH. Miskun

Saya salah satu yang mengagumi Ust. Adi Hidayat. Keilmuannya tak diragukan lagi. Bukan hanya hafal tiap ayat, ia juga tau persis posisi, dan halaman dimana ayat itu berada.

Beliau juga hafal kitab hadits, dan beberapa kitab lainnya. Tiap kutipan kitab yang ia bacakan, menandakan ia begitu menguasai isi kitabnya. Luar biasa ulama asal Banten yang satu ini.

Hal lain yang saya kagumi dari beliau adalah akhlaknya. Ia bijak dengan ulama lain, meski berbeda pandangan. Tak pernah mencela, terlebih berkata kasar. Sehingga ia diterima hampir disemua kalangan, kecuali didalam kalangan buzzer berbayar.

Kepercayaan ummat terhadapnya sungguh besar. Terbukti kala menggalang dana bantuan kemanusiaan untuk negara Palastin. Dalam waktu enam hari, ia dapat menghimpun dana hingga 30 M. Puluhan ribu orang menyumbangkan uangnya untuk  masyarakat Palestina.

Dibalik kesuksesna Ust. Adi Hidayat, ada sosok seorang guru hebat, namanya KH. Miskun. Kiayi yang satu ini, sering sekali disebut namanya oleh Ust. Adi Hidayat dalam berbagai kesempatan. Ust. Adi begitu memuliyakan gurunya. Bukan hanya memuliyakan dalam narasi saja. Dalam tiap doa Ust. Adi, ia selalu memanjatkan ampunan untuk Almarhum gurunya ini.

Keberhasilan KH. Miskun, adalah cambuk bagi tiap Guru di negeri ini. Diantara kita, mungkin sudah bertahun menjadi guru, tetapi, sudahkah kita menjadi idola bagi murid-murid kita?. Sudahkah kehadiran kita dirindukan mereka?. Apakah kita selalu didoakan dalam tiap sujud, murid-murid yang kita didik?.

KH. Miskun, dan Ust. Adi adalah contoh guru tepat, menemukan murid yang tepat. Perlu diingat, tugas kita sebagai guru, bukanlah mencari murid yang tepat. Tetapi cukuplah kita menjadi guru yang tepat saja. Biarlah nanti, murid tepat yang akan menemukan kita. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita