Jalan-jalan Hebat
Jalan-jalan Hebat.
Pernahkah Anda ke Eropa? Jika jawabannya pernah, belum tentu anda termasuk golongan orang-orang yang hebat. Tak semua orang yang bisa piknik ke benua biru, lantas dapat dibilang hebat. Karena jalan-jalan hebat itu, tergantung dalam rangka apa kamu bisa sampai ke sana.
Jika jalan-jalan ke luar negerinya seseorang dengan menggunakan uang hasil kejahatan, itu bukan hebat. Jika jalan-jalan ke destinasi dunianya karena menang undian, juga tidak terlalu hebat, biasa saja karena itu keberuntungan.
Jalan-jalan ala artis dengan jumlah rombongan besar, itu juga tak hebat. Itu biasa saja, hanya karena dia punya ongkos, dan jajan, bukan karena hebat.
Pejabat yang jalan-jalan ke luar negeri karena study banding itu tidak hebat, karena itu pakai uang negara yang diusulkan oleh yang ikut dalam rombongan study banding.
Ketika ke Eropa karena menghadiri acara internasioanl itu hebat. Apalagi jadi pembicara di forum internasional, itu luar biasa hebat. Jadi, jalan-jalan hebat itu karena dalam rangka acara besar.
Meski piknik ke tempat yang dekat, dan hanya pake motor plus helm, tetapi kepergiannya karena prestasi, itu luar biasa hebat, asli itu hebat.
Malam panjang kali ini, saya mendapat kiriman poto. Poto 3 alumni yang sedang hiling di depan sebuah resto cepat saji. Awalnya saya tak yakin jika ketiganya baru saja makan di restoran itu, ternyata benar. Ketiganya hanya berpoto, dan bergaya saja, sekedar melewati malam panjang.
Kedatangan mereka dalam rangka mengikuti sleksi bea siswa Pramuka di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Serang. Kegiatan Pramuka yang mereka ikuti sejak baru masuk SMA, telah membawa hasil. Hari ini mereka berkesempatan mengikuti seleksi beasiswa pramuka.
Meski dekat, hanya piknik ke ibukota provinsi, tetapi mereka anak-anak hebat. Datang dengan kepala tegak, mengikuti seleksi, karena punya prestasi. Ketiganya anak hebat, saya yakin ketiganya akan lolos. Jikapun tidak semua, bukan berarti ada yang tidak hebat diantara ketiganya, tetapi karena kuota terbatas.
Asep, Lilis, dan Yani, semoga bisa lolos di seleksi ini. Peluk jauh dari Parung..
Pernahkah Anda ke Eropa? Jika jawabannya pernah, belum tentu anda termasuk golongan orang-orang yang hebat. Tak semua orang yang bisa piknik ke benua biru, lantas dapat dibilang hebat. Karena jalan-jalan hebat itu, tergantung dalam rangka apa kamu bisa sampai ke sana.
Jika jalan-jalan ke luar negerinya seseorang dengan menggunakan uang hasil kejahatan, itu bukan hebat. Jika jalan-jalan ke destinasi dunianya karena menang undian, juga tidak terlalu hebat, biasa saja karena itu keberuntungan.
Jalan-jalan ala artis dengan jumlah rombongan besar, itu juga tak hebat. Itu biasa saja, hanya karena dia punya ongkos, dan jajan, bukan karena hebat.
Pejabat yang jalan-jalan ke luar negeri karena study banding itu tidak hebat, karena itu pakai uang negara yang diusulkan oleh yang ikut dalam rombongan study banding.
Ketika ke Eropa karena menghadiri acara internasioanl itu hebat. Apalagi jadi pembicara di forum internasional, itu luar biasa hebat. Jadi, jalan-jalan hebat itu karena dalam rangka acara besar.
Meski piknik ke tempat yang dekat, dan hanya pake motor plus helm, tetapi kepergiannya karena prestasi, itu luar biasa hebat, asli itu hebat.
Malam panjang kali ini, saya mendapat kiriman poto. Poto 3 alumni yang sedang hiling di depan sebuah resto cepat saji. Awalnya saya tak yakin jika ketiganya baru saja makan di restoran itu, ternyata benar. Ketiganya hanya berpoto, dan bergaya saja, sekedar melewati malam panjang.
Kedatangan mereka dalam rangka mengikuti sleksi bea siswa Pramuka di salah satu perguruan tinggi negeri di kota Serang. Kegiatan Pramuka yang mereka ikuti sejak baru masuk SMA, telah membawa hasil. Hari ini mereka berkesempatan mengikuti seleksi beasiswa pramuka.
Meski dekat, hanya piknik ke ibukota provinsi, tetapi mereka anak-anak hebat. Datang dengan kepala tegak, mengikuti seleksi, karena punya prestasi. Ketiganya anak hebat, saya yakin ketiganya akan lolos. Jikapun tidak semua, bukan berarti ada yang tidak hebat diantara ketiganya, tetapi karena kuota terbatas.
Asep, Lilis, dan Yani, semoga bisa lolos di seleksi ini. Peluk jauh dari Parung..
Subhanallah Bapak, untuk kesekian kalinya tulisan bapak selalu memukau.
BalasHapusTerima kasih sudah menuangkan kisah kami dalam tulisan bapak, Terima kasih juga untuk doa-doanya😇
Sehat selalu bapak 🤲
Cigaclung hebat Sobang hebat🤗👍
BalasHapusAlekot👏 bagus bangett
BalasHapusKeren🥳
BalasHapusSubhanallah bapak keren tulisannya,terimakasih juga untuk semua doanya😊
BalasHapus