Menulis dan Membaca

Minat baca di negeri ini masih rendah, sehingga berpengaruh kepada tingkat pengetahuan masyarakatnya. Harus ada upaya yang dilakukan agar minat membaca meningkat. Sebagai seorang guru tentunya kita punya tanggung jawab meningkatkan minat baca dinegeri ini.

Workshop Menulis Cerpen yang sedang beangsung ini merupakan upaya meningkatkan minat baca. Cerpen yang dibuat kemudian di publikasikan, hingga orang lain dapat membaca, menikmati, atau menilainya. Banyak cara untuk mempublikasikan cerpen, tak hanya mencetak dalam bentuk buku, lewat medsos adalah cara yang mudah agar cerita pendek yang dibuat bisa dibaca. Medsos itu dahsyat untuk menyasar pembaca, karena bisa menjangkau ribuan orang.

Cerpen bisa jadi hanyalah sebuah cerita, tetapi seorang penulisnya bisa mesisipkan pengetahuan, karakter, inspirasi, bahkan perintah dan larangan. Jika seperti itu, membuat cerpen adalah mengajari, mendidik, dan berdakwah.

Tulisan itu dahsyat, bisa menginspirasi. Bukankah buku Max Havelar, karya Multatuli yang menginspirasi banyak pahlawan untuk memerdekakan bangsanya dari kolonialisme?. Atau buku Das Kapital karya Karl Marx yang merubah ideologi banyak orang untuk menjadi kejam dan tak mengkui adanya tuhan?.

Beruntung kita yang hari ini terhimpun disini, di grup menulis cerpen. Jika sungguh-sungguh mengikuti materi, maka akan punya kesempatan mempengaruhi banyak orang dengan tulisan yang kita goreskan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita