Diletakan di Mana?
Sore itu saya meminta pak Marinudin memanfaatkan papan yang sudah tak terpakai untuk membuat rak tanaman. Tak lama ia bergegas mengambil alat pertukangan yang ada di gudang. Palu, gergaji, dan golok dikeluarkan dari kotak perkakas. Kemudian mulailah ia bekerja, papan dipilih, diukur, dan dipotong sesuai dengan ukuran rak bunga yang akan dibuat.
Saya membantu memilih papan yang masih kuat dan layak digunakan. Setelah Papan-papan itu dipotong, mulailah ia membentuknya. Paku ditancapkan pada tiap sisinya, kemudian dikencangkan dengan memukulnya. Setelah kokoh, rak siap digunakan. Saya mencoba kekuatan rak kayu itu dengan duduk diatasnya. Ternyata kokoh juga.
Rak diletakan pada panggung kecil yang ada disebrang ruang guru dan ruang TU. Beberapa hari lalu panggung kecil itu digunakan dlam acara perpisahan siswa kelas IX. Panggung itu tidak besar, ukurannya hanya 4 x 3 M. Posisinyapun tidak tinggi, hanya 35 cm dari permukaan tanah.
Setelah rak diletakan, beberpa pas bunga disusun rapi pada rak itu. Kebanyakan koleksi tanaman yang ada adalah jenis aglonema. Aglonema kocin adalah yang terbanyak. Selain kocin ada pula aglonema donakarmen, dan gincu.
Aglonema gincu hanya ada dua pot saja, tetapi tunasnya sudah mulai tumbuh. Bulan depan tunas yang baru tumbuh itu harus dipindah ke pot yang baru. Kedepan kebutuhan pot akan semakin banyak. Karena tiap tanaman itu sudah mengeluarkan tunas baru.
Tanaman yang ada bukan jenis tanaman mahal, meski tak mahal jika dirawat dengan baik maka akan terlihat indah. Tanaman itu akan terlihat indah ketika kondisinya sehat dan subur. Untuk itu tanaman harus dipastikan mendapat nutrisi yang cukup. Nutrisi didapat dari pupuk. Penggunaan pupuk harus cukup, agar kebutuhan nutrisi pada tanaman tersebut bisa tercukupi.
Ada dua jenis pupuk, yaitu organik, dan non organik. Sebaiknya menggunakan pupuk organik. Selain murah, karena pupuk ini dapat dihasilkan sendiri dari sampah rumah tangga, juga dapat mengurangi produksi sampah.
Ada seni dalam meletakan pas tanaman. Tak sembarang orang bisa melakukannya. Dibutuhkan insting tepat dalam meletakan pot-pot bunga itu. Bunga dengan aneka jenis warna dan ukuran harus bisa memadukannya. Tak bisa sembarang menaruh jika ingin terlihat indah.
Saya membantu memilih papan yang masih kuat dan layak digunakan. Setelah Papan-papan itu dipotong, mulailah ia membentuknya. Paku ditancapkan pada tiap sisinya, kemudian dikencangkan dengan memukulnya. Setelah kokoh, rak siap digunakan. Saya mencoba kekuatan rak kayu itu dengan duduk diatasnya. Ternyata kokoh juga.
Rak diletakan pada panggung kecil yang ada disebrang ruang guru dan ruang TU. Beberapa hari lalu panggung kecil itu digunakan dlam acara perpisahan siswa kelas IX. Panggung itu tidak besar, ukurannya hanya 4 x 3 M. Posisinyapun tidak tinggi, hanya 35 cm dari permukaan tanah.
Setelah rak diletakan, beberpa pas bunga disusun rapi pada rak itu. Kebanyakan koleksi tanaman yang ada adalah jenis aglonema. Aglonema kocin adalah yang terbanyak. Selain kocin ada pula aglonema donakarmen, dan gincu.
Aglonema gincu hanya ada dua pot saja, tetapi tunasnya sudah mulai tumbuh. Bulan depan tunas yang baru tumbuh itu harus dipindah ke pot yang baru. Kedepan kebutuhan pot akan semakin banyak. Karena tiap tanaman itu sudah mengeluarkan tunas baru.
Tanaman yang ada bukan jenis tanaman mahal, meski tak mahal jika dirawat dengan baik maka akan terlihat indah. Tanaman itu akan terlihat indah ketika kondisinya sehat dan subur. Untuk itu tanaman harus dipastikan mendapat nutrisi yang cukup. Nutrisi didapat dari pupuk. Penggunaan pupuk harus cukup, agar kebutuhan nutrisi pada tanaman tersebut bisa tercukupi.
Ada dua jenis pupuk, yaitu organik, dan non organik. Sebaiknya menggunakan pupuk organik. Selain murah, karena pupuk ini dapat dihasilkan sendiri dari sampah rumah tangga, juga dapat mengurangi produksi sampah.
Ada seni dalam meletakan pas tanaman. Tak sembarang orang bisa melakukannya. Dibutuhkan insting tepat dalam meletakan pot-pot bunga itu. Bunga dengan aneka jenis warna dan ukuran harus bisa memadukannya. Tak bisa sembarang menaruh jika ingin terlihat indah.
Wow... saya suka𤩠aglonemanya cantik-cantik, pasti muridnya Pak Dadang cantik-cantik jugaš
BalasHapusMurid saya jauh lebih cantik dari bunga yang ada di taman manapun.
HapusSepertinya tanaman bunga itu seandainya bisa berkomunikasi maka akan mengatakan...terimakasih ya pak telah merawatku....rawatlah aku agar sehat dan berkembang bagus.. keren pak
BalasHapus