Libur di Pekan Pertama

Menulis bebas, itu yang saya dapat dari grup Lagerunel tentang tema menulis di kegiatan Senin Menulis kali ini. Cepat saya buka blog pribadi, kemudian memulai untuk menuliskan tema bebas itu.

Siang ini saya tak punya ide banyak untuk menulis. Ada kebingungan ketika memulainya. Mencoba menulis kata untuk dirangkai, hingga menjadi kalimat. Kalimat disusun agar menjadi paragfaf yang menarik. Setelah edit paragraf, tetap dirasa masih kurang renyah untuk dinikmati. Akhirnya saya urung mengangkat tema itu.

Oh ya, hari ini saya memasuki musim libur. Dua hari lalu disekolah tempat saya mengajar, rapot sudah dibagikan.

Senin ini sudah masuk pekan libur sekolah, sehingga kami sekeluarga bisa kumpul meski dihari kerja. Senang rasanya bisa bersama, kaerena bisa melakukan berbagai aktifitas yang tak mungkin bisa dilakukan di hari kerja.

Sarapan di pagi kami siapkan bersama, kemudian mengerjakan kegiatan rumahpun bersama. Saya merapihkan halaman pagi ini. Hal yang jarang dilakukan dihari kerja. Membersihkan halaman dari rumput liar yang tumbuhnya tak diinginkan. Rumput liar jika dibiarkan bisa merusak keindahan taman. Rumput liar kadang tumbuh lebih subur dari rumput yang sengaja ditanam. Jika dibiarkan dapat merusak keindahan taman.

Istri didapur menyiapkan sarapan, terdengar suara perabot dapur yang beradu. Si sulung menyapu ruang dan kamar. Selesai menyapu, ia langsung mengambil ember, dan mengisinya dengan air. Dituangkan cairan pembersih lantai kedalam ember. Kain pengepel dimasukan kedalam ember berulang-ulang, setelah beberapa saatkain pel diangkat dan diperas.

Satu persatu ruangan dan kamar didatangi, lalu dipel hingga bersih mengkilap. Tak butuh waktu lama, semua ruangan sudah dibersihkan. Lantai sudah kering setelah di pel, nampak bersih dan harum.

Kebersamaan seperti ini jarang dirasakan. sehingga ketika ada, jadi lebih seru sekali kami dirumah. 

Komentar

  1. Liburan produktif Pak. Sehat dan sukses selalu....

    BalasHapus
  2. Meski tidak ada ide. Tetap saja ada bahan yang bisa ditulis .hebat pak

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ke Leuwidamar

Mengapa Harus Berbuat Baik

Bandel dan Cita-cita